Wednesday, 26 August 2015

Biaya Retribusi di Basecamp Gunung Prau dan Biaya Parkir Inap Kendaraan

Biaya Retribusi di Basecamp Gunung Prau dan Biaya Parkir Inap Kendaraan


Gunung Prau yang terkenal sebagai tempat untuk melihat sunrise selalu menarik perhatian pendaki - pendaki domestik. Hampir setiap hari pasti ada yang melakukan pendakian di gunung ini.

Musim panas atau musim kemarau yang berlangsung dari Juni hingga November menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pendakian. Pasalnya, para pendaki pasti belum merasa puas jika turun tanpa mengambil foto lebih dulu  sebelum turun.

Saat musim kemarau seperti ini, banyak sekali orang yang melakukan pendakian, termasuk juga pendakian di Gunung Prau. Menurut catatan dari basecamp jalur pendakian Patak Banteng, ada lebih dari tujuh ribu pendaki pada tanggal 16-17 Agustus kemarin. Jumlah tersebut belum termasuk pendaki yang naik dari jalur lain, seperti jalur Kali Lembu, atau Dieng.

Demi kenyamanan dan keamanan bersama, setiap pendaki wajib membayar biaya retribusi ketika melakukan pendakian. Selain biaya retribusi, biaya wajib lainnya adalah biaya inap motor.

Berapakah Biaya Retribusi di Basecamp Gunung Prau dan Biaya Parkir Inap Kendaraan di Sana?

Biaya retribusi yang diberlaku untuk seluruh pendaki adalah sebesar sepuluh ribu ribu per orang. Biaya ini sudah termasuk asuransi.

Biaya retribusi ini dibayar ketika pendaki mendaftarkan diri sebagai pendaki pada hari tertentu, pendaftaran dan pembayaran bisa diwakilkan oleh salah satu anggota grup pendaki.

Konon, jika ada pendaki yang tidak melakukan pendaftaran lebih dulu dan tentunya juga belum membayar biaya retribusi, lalu ketahuan, maka pendaki yang bersangkutan akan diminta kembali lagi ke basecamp dan melakukan pendaftaran sekaligus biaya retribusi. Terkait kebenarannya, entahlah, saya kurang tahu.

Yang jelas, pendaftaran tersebut penting untuk dilakukan, karena hal tersebut menyangkut keselamatan masing - masing pendaki. Pengisian data itu dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi jika terjadi sesuatu kepada seorang pendaki. Siapa sih yang hilang? Kapan sih berangkatnya? Jam berapa, hari apa sih? Seperti itu misalnya.

Asuransi yang dibayarkan sendiri jumlahnya tidak seberapa jika kita melakukan klaim. Tapi saya yakin, tidak Ada satupun dari Anda yang bersedia celaka lebih dulu untuk mendapatkan klaim asuransi ini. Hehe.

Lalu, bagaimana dengan penitipan motor di sana? Amankah?

Jika Anda baru pertama kali ke sini, begitu juga dengan anggota grup pendaki Anda lainnya, semuanya sama - sama baru pertama kali mendaki Gunung Prau, Anda tidak perlu cemas, karena motor dan helm yang Anda titipkan akan dijaga dengan baik. Aman kok.

Salah satu tempat penitiapan motor di sana memberikan pengalaman yang mengesankan terkait pelayanan yang sudah diberikan. Kalau kata Hermawan Kertajaya, ini adalah tourism 3.0. Kok bisa?
Silahkan baca ini :


Jadi, ketika masuk ke area basecamp, biaya yang akan Anda keluarkan adalah tujuh belas ribu rupiah jika membawa motor. Atau hanya sepuluh ribu rupiah saja jika hanya backpackeran.

Oh iya, basecamp jalur pendakian Patak Banteng ini berada di dalam kawasan wisata Dieng Plateau. Dan, untuk masuk ke kawasan wisata Dieng Plateau ini pengunjung harus mengeluarkan kocek setidaknya tujuh ribu rupiah untuk satu motor, hampir sama dengan biaya inap motor.

Rangkuman :



  • Biaya masuk Dieng Plateau : Rp7.000,-/motor
  • Biaya retribusi pendakian : Rp10.000,-/orang
  • Biaya inap atau penitipan motor : Rp7.000,-/motor


Artikel Terkait

3 komentar

Kalo bawa mobil, ada gak Mas tempat penitipan mobil ?
Terima kasih.

Salam Lestari,
Panduan Wisata Indonesia

Mas Brooo. . . Bisa nitip mobilkah?


EmoticonEmoticon