Tuesday, 8 September 2015

Batu Akik, Oleh - oleh Khas Baru Untuk Setiap Daerah

Batu akik, begitulah kami, masyarakat Indonesia menyebutnya. Sebuah batu yang dijadikan perhiasan. Batu akik dipasangkan pada perhiasan yang terbuat dari logam, seperti titanium, kuningan, perak, hingga emas. Begitulah bentuk perhiasan dari batu akik.

Peminat batu akik di Indonesia, secara mayoritas, bahkan hampir seluruhnya adalah pria. Pria remaja, dewasa, hingga yang lanjut usia saat ini (2015) menyukai batu akik.

Jika dua tahun yang lalu kita hampir tidak bisa menemukan pedagang yang khusus yang menjual batu akik, sekarang ada, buanyak.

Saat tulisan ini dibuat saya sedang berada di Cilacap. Beberapa waktu lalu saya sempat mampir ke Teluk Penyu. Perjalanan pulang dari teluk penyu ditempuh melewati pasar. Pertama kali melihat ada pedagang emperan yang menjual batu akik, saya belum terkesan.

Makin jauh motor melaju, mata saya menekuni setiap toko di pinggir jalan. Menjual batu akik, jual batu akik, sentra batu akik, WOW. Ternyata berita tentang demam batu akik yang ada di televisi memang benar adanya, batu akik saat ini sedang digandrungi di mana - mana, malahan sampai - sampai ada sentra batu akik di sini.

Toko batu akik tersebut menjual beragam benda yang berkaitan dengan batu akik. Mulai dari batu akik bongkahan yang jenisnya bermacam - macam, batu akik yang sudah dibentuk, ring cincin yang belum dipasangi batu akik, cincin batu akik, hingga gerinda untuk membuat batu akik beserta spare parts nya, dijual.

Di Indonesia, batu akik sudah dikenal sejak dulu, sebelum kemerdekaan, mungkin. Batu - batu ini umumnya didapatkan dari sungai. Indonesia memang selalu diuntungkan oleh alam. 

Selama ini, material yang paling sering di eksplorasi untuk dimanfaatkan dari sungai adalah pasir dan batu. Keduanya dikeruk dari sungai untuk bahan bangunan.

Sekarang, pencarian batu akik juga kadang dilakukan, walaupun tidak serutin pengerukan pasir dan batu kali.

Indonesia sbeagai negara yang memiliki bentang sungai yang..........

Setiap Daerah Punya Jenis Batu Akik Khas atau Tertentu

Masing - masing provinsi di Indonesia memiliki jenis batu akik yang berbeda - beda. Hal ini memungkinkan seorang kolektor untuk mengoleksi batu akik dari 33 provinsi di Indonesia.

Mungkin ada juga jenis batu akik yang bisa ditemukan di dua provinsi. Tetapi saya yakin bahwa setiap daerah pasti punya satu jenis yang khas.

Oleh karena itulah, maka menurut saya batu akik bisa menjadi.........

Oleh - oleh baru

Dengan naiknya popularitas batu akik, penjualan batu akik pun ternyata juga meningkat. Begitu juga dengan benda - benda lain yang berhubungan dengan batu akik.

Karena corak batu akik yang berbeda - beda di tiap daerah di tanah air, maka batu akik bisa menjadi oleh - oleh khas suatu daerah.

Bahkan, jika dikoleksi atau dikumpulkan, dan kita memiliki semua batu akik dari masing - masing provinsi, hal tersebut dapat menjadi simbol bahwa kita adalah orang yang memiliki teman, kawan atau sahabat dari tiap provinsi.

Atau bisa dijadikan koleksi pribadi, yang bisa menjadi kebanggaan tersendiri apabila berhasil mengumpulkan semuanya. Misalnya, kita mengoleksi batu akik, batu akik kita koleksi sebagai tanda bahwa kita telah mengunjungi sebuah provinsi.

Misalnya, saya sedang ke Palembang karena ada keperluan untuk mengisi seminar di salah satu kampus, lalu sebelum pulang, saya menyempatkan untuk mencari batu akik khas palembang dan dapat. Terkumpullah satu batu akik dikotak atau lemari koleksi saya.

Beberapa orang pasti tertarik untuk mengoleksi batu akik, apalagi jika lingkungannya mendukung, teman kerja hampir semua suka batu akik, di kantor tak jarang ketika ngobrol yang dibahas adalah seputar batu akik.

Keren kan, jika di tengah - tengah komunitas Anda bisa menjadi yang paling menonjol tentang pengetahuan ataupun keunikan koleksi batu akik yang dimiliki.

Fenomena demam batu akik ini pun seolah menciptakan mata pencaharian baru untuk beberapa orang. Benar adanya.

Tak bisa dipungkiri bahwa batu akik memang layak dijual. Bahkan untuk jenis - jenis tertentu nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah. 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon