Wednesday, 23 September 2015

Ujung Tombak Tupperware : Kolaborasi Pusat Desain dan Sales Forces (Inovasi produk adalah nomor satu)

Inovasi Tupperware berangkat dari dinamika pasar yang senantiasa berubah. Produktivitas dan kreativitas diklaim sebagai elemen penting inovasi ini. Pusat desain di tiga negara menjadi kekuatan inovasi yang dilakukan. Inovasinya sendiri dijalankan dengan kolaboratif.

tupperware menjadi pilihan utama ibu - ibu urban di Indonesia

Noyvesto - Siapa sih yang tidak kenal Tupperware? Sebuah brand dari Amerika Serikat yang dikenal dengan produk - produk kebutuhan rumah tangga dengan kualitas mumpuni. Kontainer plastik ini diburi oleh kaum perempuan urban -- khususnya ibu rumah tangga -- lantaran produk - produknya yang dikenal tahan lama, praktis dan memiliki desain serta warna yang menarik.


Tahukah kamu bahwa di balik itu semua, Tupperware memiliki pusat desain khusus untuk mendesain produk - produk sesuai kebutuhan di masing - masing pasar? Iya, Tupperware memiliki pusat desain yang berada di tiga negara berbeda, yaitu di Amerika (negara asalnya sendiri), Belgia dan Singapura. Tiga pusat desain inilah yang menggawangi inovasi - inovasi produk Tupperware selama ini.

Perubahan dari Produsen Kontainer ke Household Solution

Berawal dari tahun 1955, atau sekitar 60 tahun yang lalu, Tupperware mengawali bisnisnya sebagai produsen kontainer plastik. Seiring perkembangan zaman, Tupperware tidak hanya memproduksi kontainer plastik, namun sudah menjadi household solutions.

Inovasi produk diklaim menjadi fokus utama mereka saat ini. Inovasi inilah yang menggeser posisi Tupperware bukan lagi sebagai produsen kontainer plastik tetapi sebagai household solutions. Hal ini tidak terlepas dari peran pusat desain mereka yang berkolaborasi dengan force sales di masing - masing kawasan regional.


Meski demikian, ternyata, inovasi yang dilakukan Tupperware tidak hanya bertumpu pada inovasi produk. Tupperware juga melakukan inovasi layanan. Hal ini dibuktikan dengan jaminan garansi yang diberikan Tupperware kepada pengguna produk mereka. Setiap pcs kontainer yang rusak bisa dikembalikan ke sales forces untuk diganti dengan kontainer baru dari jenis yang sama. Benar - benar upaya yang tidak main - main dalam menjaga loyalitas pelanggan. Salut.

Soal Perubahan Pasar : Mereka Selalu Berusaha On Track

Kondisi jaman yang selalu berubah, tak dipungkiri telah membuat kebutuhan akan kontainer pun berubah. Tupperware senantiasa berusaha untuk menjawab kebutuhan gaya hidup modern. Rumah tangga, misalnya, cenderung semakin mengecil. Akibatnya, gudang penyimpanan barang di rumah menjadi masalah.

Di sisi lain, terkait gaya hidup sehat, banyak orang yang mulai membawa bekal makanan dari rumah. Mereka yang membawa makanan sendiri dari rumah ini melakukannya karena menganggap membawa bekal dari rumah lebih sehat dan aman karena kebersihan dan kualitas makanan terjamin.

Kebutuhan - kebutuhan gaya hidup sehat dan modern seperti ini lah yang selalu membuat Tupperware merasa tertantang untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Untuk melakukan itu, Tupperware harus tahu dulu ke mana arah perubahan (pasar) terjadi. Orang butuh kontainer seperti apa sih saat ini? Masalah yang dihadapi ibu - ibu sekarang soal perlengkapan dapur sekarang seperti apa sih? Pertanyaan - pertanyaan tersebut tentu harus sering terngiang di pikiran jajaran pimpinan Tupperware supaya bisa tahu pasar sekarang lagi butuh kontainer seperti apa. Masalah apa yang berhubungan dengan kontainer yang petlu dicarikan solusinya.

Inovasi telah menjadi soul (jiwa, red.) -nya Tupperware dalam menjalankan bisnis. Terkait inovasi sendiri, ada dua elemen yang tidak bisa dilupakan dari inovasi yang mereka lakukan, yakni produktivitas dan kreativitas. Terkait produktivitas, Tupperware harus mampu menjawab ketersediaan produk - produk yang dibutuhkan pelanggan. Apalagi, kebutuhan pelanggan dari waktu ke waktu semakin bertambah dan kompleks.

1000 pelanggan membutuhkan Tupperware tipe A, misalnya, maka mereka harus mampu memenuhi permintaan 1000 kontainer tipe A tersebut. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, tentu Tupperware harus memiliki rantai suplai yang baik. Tupperware sendiri ternyata sudah memiliki ± 200.000  sales forces di selurih Indonesia. Luar biasa.

Untuk kreativitas, Tupperware tidak hanya "asal beda" dalam membuat produk. Bentuk kreativitas yang terbaru dari mereka adalah pressure cooker untuk microwave dan Rice Smart. Rice Smart merupakan semacam dispenser yang berukuran lebih kompak dan ramping.

Dengan desain modern dan segar, tempat beras ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan beras secara lebih baik, gampang, dan tanpa membungkuk. Selain itu Rice Smart juga lebih mampu menjaga kualitas dari beras yang disimpannya. Tampilannya cantik, bisa diletakkan di mana saja, dan tidak makan tempat.

Kolaborasi Pusat Desain dan Sales Forces

Untuk menggawangi seluruh inovasi yang dilakukan, Tupperware global mengandalkan design center atau pusat desain mereka. Pusat desain ini bertugas untuk menjawab kebutuhan inovaso baru. Dalam operasionalnya, pusat desain Tupperware berkolaborasi dengan para pemasar di setiap negara untuk mendapatkan insight - insight di masing - masing pasar.

Selain itu, pusat desain ini juga melakukan co-creation bersama pelanggan dan sales forces mereka. Pusat desain ini menerima masukan - masukan dari pelanggan untuk pengembangan produk sesuai dengan perkembangan pasar di masing - masing negara. Akhirnya, dua hal yang menjadi elemen utama dari inovasi Tupperware adalah desain dan teknologi.


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon