Monday, 26 October 2015

Pantai Sedahan Jogja Nan Eksotis : Istimewanya Camping di Pantai ini

Pantai Sedahan sangat istimewa ketika digunakan untuk camping. Nge - Camp di pantai ini rasanya "pas" banget, cocok banget deh untuk dijadikan lokasi camping.

pantai sedahan di gunung kidul wonosari

Pantai Sedahan di Gunung Kidul : Istimewanya Camping di Pantai ini dan Jalur Menuju ke Pantai

Pantai Sedahan adalah salah satu pantai di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini merupakan satu dari empat puluhan pantai yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Pantai ini berada di posisi kedua paling timur setelah Pantai Dadapan. pantai sedahan gunung kidul

Salah satu pantai di Gunung Kidul ini adalah tipe pantai yang cocok untuk ngecamp, berasa pantai ini tuh milik sendiri. Ini dia Pantai Sedahan , pantai baru yang wajib dikunjungi para pecinta adventure di Jogja. pantai sedahan gunung kidul

Dua minggu, rencana untuk bermalam di pantai diseriusi oleh teman - teman. Di tengah - tengah uts (ujian tengah semester) kami berembuk mengenai semua persiapan menuju hari H.
pantai sedahan gunung kidul
Aku sendiri sangat tertarik dengan agenda ini, karena waktunya yang pas untukku, selain karena waktunya yang setelah uts, kebetulan aku juga sedang tidak memiliki kesibukan lain selain kuliah.
pantai sedahan gunung kidul
Di samping itu, kesempatan berkumpul sama teman - teman seangkatan--walaupun hanya sebagian-- juga merupakan tujuanku ikut dalam rombongan.
pantai sedahan gunung kidul
Pantai Greweng yang merupakan tujuan awal, sering disebut - sebut di grup line yang dibuat khusus untuk teman - teman yang mengikuti camping kali ini. Namun sayang, kami tidak jadi ke Pantai Greweng karena kelelahan main di Pantai Sedahan. Hehe.

Baca juga : 
Golden Sunrise Terindah se - ASEAN dari puncak Gunung Prau
Gunung Raung dan Sisi Mistis Sampai Puncaknya

Masa Persiapan

Perlengkapan camp disiapkan, lalu masing - masing orang yang akan berangkat diberitahu jumlah iuran untuk sewa tenda yang nanti, kalau ada sisanya, akan dibelikan indomie itu.
pantai sedahan gunung kidul
Persiapan kelompok ini diurus oleh panitia acara, mas Bagus DC dan kolega. Mereka adalah orang - orang yang sudah pernah ke kawasan pantai ini pada 2014 lalu. Tenda, peralatan nesting, bensin, kayu bakar, dan perlengkapan lain, disiapkan.

Tenda 4 buah 140
Nesting 2 set 22
Gas nesting 2 tabung 30
Lentera 4 buah 12
Bensin 2liter 15
Kayu bakar 21
Total 240/16 = 15
Ditambah matras per org 2
Masuk 3
yang jelas, totalnya jadi 20 ribu rupiah/orang
pantai sedahan gunung kidul
Total iuran untuk keperluan kelompok waktu itu direncanakan dua puluh ribu rupiah untuk satu kepala. Lumayan, untuk hitungan sebuah kelompok yang berisikan empat belas orang, iuran tersebut cukup murah bagi kami, orang - orang yang tak sering ber-adventure ria. Atau untuk orang yang dalam satu tahun tidak lebih dari sepuluh kali ngecamp di gunung, pantai, atau tempat lainnya yang enak untuk camping.
pantai sedahan gunung kidul
Sambil menyiapkan uts masing - masing, kami terus berembuk di grup sampai hari H tiba. Ide untuk sekalian membuat foto buku angkatan juga tercetus di situ, kebetulan waktu sedang berembuk, di grup Line satu angkatan, realisasi pembuatan buku angkatan mulai di blow up.
pantai sedahan gunung kidul
Persiapan yang dilakukan secara kelompok hanya itu saja. Untuk urusan individu, sepertinya masing - masing orang telah mengecas hape sampai penuh, mengecas batere kamera yang akan dibawa, ataupun mengecas powerbank. Lalu, membawa makanan masing - masing seperti indomie, roti sobek, kopi. Serta tak lupa pula membawa gelas, piring dan sendoknya masing - masing.

Hari H tiba, Jumat 23 Oktober 2015 kami jadi berangakat. Semua yang berangkat berjumlah empat belas orang, berkurang dua dari jumlah semula. Semua menumpangi motor dengan berboncengan, satu motor dua orang.

Dalam touring seperti ini pastikanlah Anda membawa STNK, SIM, dan pastikan juga lampu kendaraan Anda dalam kondisi nyala. Hal ini untuk meloloskan Anda jika tahu - tahu ada razia di tengah perjalanan. Kami menyarankan Anda untuk merelakan lampu kendaraan Anda hidup dalam perjalanan, karena, jika kurang beruntung, Anda akan tetap kena tilang walaupun sudah membawa STNK dan SIM ketika melewati razia roda dua.

Dan yang lebih penting, pastikan juga motor Anda aman untuk dibawa touring. Cek sistem pengereman motor, sistem kelistrikan, lampu, apakah berfungsi dengan baik. Jika iya, berarti Anda siap untuk melakukan perjalanan. Berangkatlah, guys.
Perjalanan ke Pantai Sedahan kami tempuh melalui jalan wonosari, jalur utara. Perjalanan sampai ke persimpangan antara jalan ke Wonosari kota, kawasan wisata pantai dan ke Yogya memakan waktu 1 jam 15 menit. Waktu tempuh tersebut dicapai dengan kecepatan rata - rata antara 60-80 km/jam. Perjalanan dari persimpangan ini menuju ke kawasan wisata Tebing Batur, tempat Pantai Sedahan berada, memakan waktu 1 jam.
pantai sedahan gunung kidul
Jalur ke Pantai Sedahan ini berbeda dengan jalur ke Pantai Baron. Waktu tempuhnya dari persimpangan Wonosari kota dan kawasan pantai mungkin tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah tipe jalannya yang berkelok naik dan turun lalu memiliki beberapa tanjakan kerucut.
pantai sedahan gunung kidul
Yang paling membedakan adalah tanjakan kerucut. Maksud kami menyebutnya tanjakan kerucut karena ketika Anda sampai ke puncak tanjakan, Anda akan berhadapan dengan turunan yang curam. Turunan ini cukup membuat jantung dag dig dug ser, bener!
pantai sedahan gunung kidul
Kami menyarankan jika Anda berniat menuju ke kawasan wisata Tebing Batur atau kawasan wisata Pantai Greweng, Pantai Njungwok, Pantai Sedahan dan Pantai Dadapan, jagalah laju berkendara Anda supaya tidak terlalu cepat. Ini karena tipe jalannya yang naik turun memerlukan perhatian lebih pengendara. Hal yang perlu sahabat ingat adalah sewaktu ke Pantai Sedahan ini turunannya ada yang pendek berkelok, dan panjang dengan ujung tikungan, jadi berkendaralah dengan kecepatan yang aman.
pantai sedahan gunung kidul
pantai sedahan di gunung kidul wonosari
Pantai Sedahan yang masih sangat alami. Waktu itu hanya ada tiga rombongan termasuk kami yang ngecamp di sini. foto : noyvesto.net 2015
Bermalam di Pantai Sedahan ini enak sahabat. Pantainya ini masih belum banyak pengunjung, jadi ketika ke sini, kita seolah - olah memiliki pantai ini, yah serasa milik sendiri gitu sob. Foto - foto aktifitas kami di malam hari memang tidak saya upload karena saya belum memiliki filenya. Kalau foto - foto yang ada di sini itu adalah foto hasil jepretan kamera hape saya. Karena kualitas hasil jepretannya yang kurang bagus di waktu malam, jadi saya tidak mengambil foto sama sekali, hehehe.
pantai sedahan gunung kidul
Kalau bermalam di sini, jangan lupa bawa kayu bakar. Tidak perlu membawa kayu dari Jogja, Anda bisa mendapatkan kayu di parkiran motor. Tentu maksud saya Anda perlu keluar uang untuk itu. Satu ikat kayu bakar di sini harganya sepuluh ribu rupiah. Cukup murah menurut saya, dan mungkin masih bisa Anda tawar jika Anda mau mencobanya. Lumayan kan, memudahkan Anda apabila berangkat menggunakan sepeda motor, jadi tidak perlu repot membawa kayu bakar. Waktu ke sini kami tidak tahu kalau di sini ada yang jual kayu bakar, jadi kami membawa kayu bakar dari Jogja.
pantai sedahan gunung kidul
pantai sedahan di gunung kidul wonosari
Dasar dari Pantai Sedahan, ombak yang tidak henti - hentinya membuat dasar dari pantai ini bersih dari pasir. foto : noyvesto.net 2015
Kalau ke Pantai Sedahan, Anda tidak bisa bermain ombak. Di sini Anda hanya bisa berdiri atau duduk di air dalam keadaan diam. Hal ini dikarenakan bagian dasar pantai ini yang tidak berpasir. Bagian dasar pantai ini adalah batu, beberapa diantaranya memiliki permukaan yang kasar, jadi kalau bermain ombak berhati - hati saja karena Anda bisa terluka. Kalau saran saya sih jangan, hehehe.
pantai sedahan gunung kidul
Nah, jangan sedih apabila Anda tidak bisa bermain ombak di sini, ada mainan lainnya  loh. Di sisi timur (dekat tebing) ada banyak sekali umang - umang atau keong laut yang bisa Anda lihat. Keong laut di sini ada banyak sekali, bolehlah kalau Anda mau membawa pulang, asal jangan semuanya saja ya, hehehe.
pantai sedahan gunung kidul
pantai sedahan di gunung kidul wonosari
Pantai Sedahan langsung menghadap ke Samudera Hindia. foto : noyvesto.net 2015

Judul foto di atas "diam atau terluka", hehehe. Iya, karena berjalanpun di sini harus hati - hati, kalau berjalan matanya harus perhatiin langkah kaki. Kalau tidak, antara menginjak bulu babi atau tertusuk karang. Jadi, kalimat "hati - hati dalam melangkah" itu juga berlaku di Pantai Sedahan ini, huehehe.


pantai sedahan di gunung kidul wonosari begitu indah
Ceritanya lagi menikmati suara deburan ombak di Pantai Sedahanfoto : noyvesto.net 2015

Salah satu hal yang bisa dinikmati di pantai ini adalah mendengarkan suara deburan ombaknya yang sangat kuat. Deburan ombak di sini berbeda dari pantai lain karena sebelum air laut menyentuh bibir pantai, air harus menghantam tebing terlebih dahulu. Apalagi waktu malam hari, sebelum tidur, kalau belum benar - benar ngantuk saya sendiri tidak bisa tidur karena suara ombaknya yang keras. Tapi, karena saat itu saya pusing sepanjang malam, jadi sangat mudah bagi saya untuk terlelap tidur, hehe.

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Pantainya berasa milik sendiri. foto : noyvesto.net 2015

Hal lainnya, selain mendengar suara ombak, yang bisa dinikmati di sini adalah berjemur (maaf ga ada fotonya ya). Di sini kalau mau berjemur itu enak, pantainya landai, jadi lebih nyaman untuk rebahan di pasirnya. Selain rebahan, kalau Anda mau guling - guling ke sana semari juga bisa di sini karena pantainya sepi, tuh, lihat sendiri di foto yang ada di atas.

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Kang Reza Pradecta dan Kang Damar Trijati lagi bersiap ambil gambar. foto : noyvesto.net 2015

Tempat ini juga menantang jiwa fotografi kamu kalau kamu seorang pecinta fotografi. Karena menurut saya tempat ini susah ngambil foto pantai yang bagus. Jadi, kalau hasil jepretanmu bagus berarti memang skill fotografimu yang baik. Edan, sok tau ya saya, hehehe. 
pantai sedahan gunung kidul
Kalau Damar, dia apa aja di foto. Saya yakin ada foto hasil jepretannya yang bagus, nanti saya minta deh ke dia. Kalau di foto di atas itu Damar dan Reza lagi mau ambil foto, tepatnya mau ambil foto Reza. Reza dan saya maksudnya. Saya juga mau lah di foto sama Damar, hahaha.

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Dinding tebing di sisi timur Pantai Sedahan Yogyakarta. foto : noyvesto.net 2015

Nah, kalau kamu menyukai tantangan, kamu bisa menantang nyalimu untuk melewati bagian bawah tebing ini sampai ke sebuah batu besar yang ada di ujung atau dekat dengan mulut tebing yang menghadap langsung ke laut selatan. 
pantai sedahan gunung kidul
baca juga : Gunung Prau dan Sunrise Terindah Se-Asean di utara Yogyakarta
pantai sedahan gunung kidul
Waktu ke sini saya nyobain lewat bawah tebing ini sama Akbar Kusuma. Saat itu, karena baru pertama kali ke sini dan belum tahu keadaan di sini seperti apa, jadi sewaktu berjalan ke batu besar tersebut kami membuat sebuah pegangan dengan seutas tali tambang kecil. Tujuannya biar kalau terpeleset atau jatuh ada pegangannya. 

Kalau ditanya bagaimana perasaannya menaiki batu besar yang ada di ujung pantai ini saya tidak tahu, karena yang sampai ke situ cuma Akbar, saya ga mau naik karena kayaknya ga ada hal menarik dari atas sana. Kalau menurut Akbar, dia bilang kalau di atas batu tersebut seram, bagian selatan batu tersebut curam katanya, cukup membuat jantung berdegup kenceng kalau duduk lama - lama di situ, katanya. Saya percaya - percaya saja, hehe.

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Perjalanan ke parkiran motor pantai sedahanfoto : noyvesto.net 2015
pantai sedahan gunung kidul
Jalan yang kami lalui sepanjang perjalanan dari parkiran sampai ke pantai atau sebaliknya ini masih sangat alami. Tanah liat, berbatu, bisa dibilang sebagai tempat yang gersang dan cadas. Saat ke sini kebetulan belum masuk musim hujan, jadi tanahnya sangat kering seperti yang bisa Anda lihat dalam foto di atas. pantai sedahan gunung kidul

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Akses jalan menuju Pantai Sedahan yang masih dibiarkan alami. foto : noyvesto.net 2015
pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Tanjakan yang harus dilewati sewaktu meninggalkan Pantai Sedahan. foto : noyvesto.net 2015
pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Terus nanjak coy. foto : noyvesto.net 2015
Jalan yang masih alami ini memang sedikit menyulitkan pengunjung. Selain jauh, gersangnya daerah ini membuat pengunjung harus sabar dalam menapaki jalan dari parkiran ke lokasi. Kalau kurang sabar bisa - bisa kita jatuh sewaktu mendaki tanjakannya.
pantai sedahan gunung kidul
pantai sedahan gunung kidul
Untuk sahabat yang menginginkan hal yang menyenangkan di pantai, seperti bermain ombak, menyantap seafood hasil olahan penduduk pesisir pantai laut selatan, maka saya menyarankan supaya Anda tidak ke pantai ini. Selain aksesnya yang masih minim, fasilitas di pantai ini juga belum memadai. Yang sudah ada di sini barulah toilet umum empat pintu, itupun tidak setiap waktu ada penjaganya, yang artinya kalau tidak ada yang jaga berarti toilet dalam keadaan terkunci alias tidak dapat digunakan. pantai sedahan gunung kidul

Tetapi bagi sahabat yang menginginkan suasana petualangan, atau bagi sahabat yang suka ngecamp, maka pantai ini adalah pilihan yang tepat. 

pantai sedahan di gunung kidul wonosari jogja
Alas kaki yang tepat membuat perjalanan menjadi nyaman. foto : noyvesto.net 2015
lokasi pantai sedahan jogja
Untuk melewati jalan menuju ke Pantai Sedahan ada baiknya Anda menggunakan sandal gunung, karena siapa tahu teman - teman Anda mengajak Anda untuk ke Pantai Greweng yang ada di sebelah barat Pantai Sedahan. Perjalanan menuju ke Pantai Greweng bisa lebih cepat apabila melewati tebing barat Pantai Sedahan, namun tebing tersebut memiliki permukaan yang tajam, sehingga menggunakan sandal gunung menurut saya merupakan pilihan yang tepat. Tapi, jika tidak ada rencana tersebut, memakai sandal biasa juga tidak masalah.

Pilihan untuk memakai sepatu, menurut saya silahkan saja, tapi karena biasanya orang kalau ke pantai itu main air dan berjemur, sepertinya sepatu merupakan pilihan yang kurang tepat menurut saya. But, when You think You are right, yes You are right.

Sekian tulisan tentang Pantai Sedahan, untuk lanjutannya bisa sahabat lihat di sini Pantai Sedahan Nan Eksotis 2. Jika ada pertanyaan terkait pantai sedahan, silahkan menghubungi saya melalui halaman kontak yang bisa diakses melalui menu navigasi di atas. pantai sedahan gunung kidul


Pantai Sedahan Jogja Nan Eksotis : Istimewanya Camping di Pantai ini


Blank.....................

Pantai Sedahan Jogja Nan Eksotis 2 : Foto Rute dan Akses Jalan ke Pantai



Cerita sebelumnya
Kami menyarankan jika Anda berniat menuju ke kawasan wisata Tebing Batur atau kawasan wisata Pantai Greweng, Njungwok, Sedahan dan Dadapan, jagalah kecepatan motor Anda supaya tidak terlalu cepat. Turunannya ada yang pendek berkelok, dan panjang dengan ujung tikungan.

[Bersambung]

Ingat bahwa sampai rumah dengan selamat setelah berlibur itu juga merupakan hal yang penting. Pastikan perjalanan Anda menyenangkan dan aman. Tak lupa kami menyarankan supaya Anda beristirahat dulu jika Anda mengantuk atau lelah saat berkendara. Beristirahat selama duapuluh hingga tigapuluh menit cukup lah untuk mengembalikan tenaga Anda untuk bisa melanjutkan perjalanan.

Plang penunjuk jalan menuju Pantai Sedahan bisa dikatakan cukup jelas menunjukkan arah. Kami menyimpulkan demikian karena saat menuju pantai ini Kami bisa sampai tanpa bertanya dengan warga dan bisa sampai dengan mengikuti plang penunjuk arah.

Plang - plang ke pantai ini, saat Kami ke sini, tidak menuliskan Pantai Sedahan. Plang yang Kami ikuti adalah plang penunjuk arah ke Pantai Wedi Ombo. Nah, jika Kamu ke sini, jangan lupa bahwa arah yang harus Kamu tuju adalah ke Pantai Wedi Ombo, kemungkinan sampai 2016 plangnya hanya menunjukkan arah ke Pantai Wedi Ombo saja.

Mendekati akhir perjalanan, Anda akan bertemu persimpangan antara ke Pantai Wedi Ombo (kanan) dan Pantai Sedahan, Greweng dan Njungwok (kiri). Ambil kiri jika ingin ke Pantai Sedahan ataupun ke Greweng serta Njungwok

Gapura Kawasan Wisata Tebing Batur

Sebelum mencapai pantai, Anda akan melewati gapura Kawasan Wisata Tebing Batur. Ini adalah gapura masuk ke lokasi wisata. Anda Akan berhenti untuk membayar uang retribusi di sini. 

Siapkanlah uang lima ribu rupiah untuk satu orang. Waktu ke sini, Kami membayar biaya masuk sebesar sepuluh ribu rupiah untuk satu motor yang berisikan dua orang penumpang. Berarti per orangnya lima ribu rupiah.

Satu blok sama Pantai Njungwok, Greweng dan Dedapan

Pantai Sedahan ini satu blok sama Pantai Greweng, Pantai Njungwok dan Pantai Dadapan. Dari tempat parkir motor yang lokasinya masih 1-3 km dari Pantai Sedahan ini, Anda bisa memilih mau ke pantai apa. Pantai Sedahan bersebelahan langsung dengan Pantai Greweing (sisi barat) dan Pantai Dadapan (sisi timur). Pantai Njungwok berada di sisi barat Pantai Greweng.

Untuk saat ini, Pantai Dadapan merupakan pantai paling timur di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jadi, artinya Kami sedang berlibur di pantai paling timur kedua di DIY.

Jika ingin menuju ke Pantai Greweng dan Pantai Dadapan, Anda tinggal menaiki bukit batu besar di dua sisi Pantai Sedahan. Saat ke sini, Kami diberi tahu oleh nenek pemilik parkiran tempat kami menitipkan motor bahwa Pantai Dadapan masih terlalu alami, Kami disarankan untuk camping di Sedahan atau Greweng saja dengan alasan keamanan.

Tempat Parkir Motor Aman
Tempat parkiran motor ini bisa dicapai setelah Anda mengambil kiri di persimpangan antara Njungwok dan Sedahan. Anda akan masuk ke jalan tanah dengan lebar dua meter. Jalan ini bisa dilewati kendaraan roda empat.

Dari persimpangan Jungwok dan Sedahan, parkiran ini jaraknya tidak lebih dari 150 meter. Tempatnya di kiri jalan. Tempat parkir milik Pak Muji dan nenek.

Tempat parkir motor ini sudah beratap. Ukurannya kecil, hanya cukup untuk sepuluh motor. Parkiran ini satu pondasi dengan warung si nenek pemilik dan juga toilet umum. Jika baru sampai dan kebelet, Anda bisa memanfaatkan toilet umum ini. Ada tiga buah toilet di sini, cukuplah untuk membuat pengunjung tidak berebut menggunakannya.

Warungnya menjual snack, rokok, dan gorengan. Anda juga bisa memesan nasi bungkus, dan Anda juga bisa pesan es teh, es nutrisari dan kopi, minuman khas di burjo - burjo tempat anak kost Jogja makan.

Gorengan di sini harganya hanya lima ratus rupiah. Saat datang, Kami tidak mendapati gorengan di warung nenek, mungkin sudah habis oleh pengunjung sebelum Kami, atau memang tidak dibuat oleh nenek. Tapi, waktu Kami balik dari pantai, ada loh gorengan di sini. Enak kan, bisa menikmati gorengan seharga gorengan angkringan di Jogja di tempat wisata seperti ini. Apalagi setelah seharian penuh hanya makan mie goreng. Hhe

Jika Anda ingin membuat api unggun, di warung ini ternyata ada juga kayu bakar yang dijual per ikat. Satu ikatnya dijual seharga sepuluh ribu rupiah. Besar ikatannya bisa Anda lihat di foto yang ada di bawah ini.

Adanya kayu bakar di sini bisa Anda pertimbangkan juga loh. Anda yang ingin membuat api unggun tetapi tidak mau repot membawa berikat - ikat kayu yang berukuran hampir satu meter ini bisa membeli di sini.

Dari parkiran ini, Kami memerlukan waktu limabelas sampai tiga puluh menit untuk sampai di Pantai Sedahan. Ingat, jangan lupa membawa senter atau alat penerang jika Anda sampai di sini selepas maghrib. Yang namanya pantai baru, tempatnya masih sangat primitif, jalan seadanya dan tentu belum ada penerangan. Pantai yang sudah lama ada saja tidak ada penerangan, ini apalagi.
Oh iya, biaya parkirnya lima ribu rupiah per motor.

Dari parkiran, Anda harus berjalan kaki untuk mencapai pantai ini. Saat itu, karena sudah malam, dan khawatir bahwa belum ada plang plang penunjuk arah ke pantai, Kami memutuskan untuk minta diantarkan oleh Pak Muji ke pantai.

Hanya ada sinar rembulan dan cahaya senter. Kami harus berjalan beriringan. Tidak semua dari Kami membawa senter. Jarak juga tidak lebih dari duapuluh meter. Takutnya kesasar.

Jalan ini merupakan ladang petani setempat yang sedang kering kerontang. Jalan di dominasi oleh tanah dan batu. Dua ratus meter pertama ada jalan bertanah yang harus kami jejaki. Lalu, Kami harus menuruni bukit melewati turunan berbatu yang mangharuskan Anda memperhatikan langkah kaki.

Setelah melewati sebuah sungai kecil yang sedang kering, Kami sudah semakin dekat dengan pantai. Hanya jalan bertanah yang ada setelah sungai kecil tadi hingga sampai ke pasir Pantai Sedahan.

Pantai Sedahan malam hari
Kami sampai di Pantai Sedahan jam tujuh malam. Langit sedang berawan, tidak hujan ataupun gerimis, hanya saja awan - awan tersebut menutupi bintang, sampai - sampai yang terlihat hanya bulan. Kurang beruntung sodara, Kami tidak bisa melihat miliyaran bintang semalaman di sini.

Semua barang diletakkan, tenda, kayu, tas yang menempel di punggung, semua beban di badan dilepas. Lega rasanya bisa sampai sini. Saat Kami tiba, hanya ada satu tenda di sisi barat pantai. Kami adalah pengecamp kedua di sini untuk jumat malam ini.

Tak lama, Kami langsung bergerak mendirikan tenda. Ada dua tenda yang Kami bawa saat itu. Satunya untuk sepuluh orang, satu lainnya bermuatan empat sampai lima orang. Tujuh orang mendirikan tenda yang satu, tujuh orang lainnya menyiapkan tenda satunya lagi.

Tak sampai duapuluh menit, tenda - tenda tersebut jadi. Lalu, berikutnya adalah waktunya untuk menyalakan api unggun. Dua ikat kayu bakar dilepaskan ikatannya, lalu ditegakkan dan disiramkan solar. Api menyala setelah teman - teman berjuang selama lima menit.

Suara ombaknya manteps srob, malam - malam di tempat yang sepi seperti ini sambil mendengar suara dentuman ombak yang berulang ratusan kali semalaman, itu sesuatu sekali. Hehe.

Kesan pertama ketika masuk ke pantai ini adalah "okay, pantai ini milik kita malam ini, dan kita akan bersenang - senang". Pantai ini cuma milik pengunjung, tak ada warung atau penjaga pantai. Toilet? Everywhere is a toilet. Silahkan buang air di mana saja, tapi jangan lupa permisi dan bersihkan diri.

Namun, sepertinya karena sudah malam dan sudah lelah, kami tidak melihat bahwa limapuluh meter di belakang tenda kami ada toilet umum. Lokasinya tertutup tanaman dan pohon serta minimnya penerangan membuat toilet tersebut susah ditemukan. Kami melihatnya waktu Kami pulang. Hore.

Tidur sambil dengar suara ombak
Ombak di sini suaranya kuat, berdentum keras karena gulungan air laut menghantam tebing bukit dan menerabas palung yang ada di celah tebing.

Pantai ini memiliki satu celah besar yang membuat suara ombaknya kuat. Tidur di sini awalnya susah karena suara ombak yang cukup mendominasi di telinga. Tapi karena lelah lama - lama bisa.

Jika saja bintang - bintang malam itu tidak tertutup awan, wah, rasanya akan lebih asik lagi srob. Pasti indah.

Pantai Sedahan ini memang sangat cocok untuk ngecamp. Kemiringan tanahnya yang landai, sangat pas sebagai alas untuk mendirikan tenda, rasanya, tak perlu Anda membawa matras ke sini, karena tidak ada batu, hampir semuanya pasir.

Berfoto ria saat api unggun nyala
Mengambil foto saat berlibur adalah sebuah keharusan bagi setiap orang hari ini. Kami pun demikian. Sembari menunggu ubi cilembu disiapkan untuk dipanggang setelah apinya mati. Sebelum mati, apinya dipakai foto - foto dulu. Asik ya ngecamp di pantai itu.

Selain berfoto dengan api unggun, Anda juga bisa membuat foto seperti gambar di bawah. Foto seperti sedang bermain kembang api. Foto tersebut dibuatnya dengan kembang api buatan sendiri. Yaitu dengan menggunakan serabut besi yang diselipkan di per spiral yang di salah satu ujungnya diikatkan talisepanjang empatpuluh senti.

Gimana foto - fotonya bagus bukan? Anda juga bisa membuatnya dengan menggunakan peralatan - peralatan tadi.

Bukan pantai untuk mandi
Pantai Sedahan kurang pas untuk mandi, karena dasarnya yang berkarang. Sekalipun ada yang mencoba melumuri dasarnya dengan pasir, pastilah seluruh pasirnya akan tersapu ombak. Ombaknya yang kuat, serta permukaan karang datar yang panjang membuat pasir - pasir akan dengan mudah tersapu.

Kalau mau mandi, Anda bisa menyeberangi bukit di timur pantai ini. Ke Pantai Greweng. Pantai Greweng yang ada di balik bukit batu besar yang ada di sisi barat Pantai Sedahan ini memiliki karakter pantai yang pas untuk mandi.

Pagi hari di Pantai Sedahan
Pagi hari di pantai ini juga asik. Meskipun sunrise tidak bisa dilihat dari sini karena tertutup tebing. Tapi Anda masih bisa menikmati berbagai hal menarik lainnya.

Mengambil foto, berfoto di sini itu asik
Anda bisa foto sepuasnya entah itu sendirian ataupun bersama grup Anda. Airnya yang jernih karena dasarnya yang tak berpasir serta pasir pantainya yang bersih dan berwarna kuning cocok untuk dijadikan latar belakang foto.


Bermain umang - umang atau pong - pong
Banyak pong - pong yang bisa Anda temukan di sisi timur pantai ini. Tempat pong - pong ini berada yaitu di sisi timur, dekat dengan tebing timur Pantai Sedahan. Waktu ke sisi tebing barat pantai ini Kami tidak menemukan pong - pong. Jadi, jika ingin cari pong - pong, carilah di dekat tebing timur, di dekat air. Pong - pong di sini berwarna - warni. Anda bisa pilih corak mana yang Anda suka.

Bermain air
Berdiri di atas air sambil menunggu ombak melewati kaki adalah hal yang tak kalah asik. Waktu pagi adalah waktu ketika air pasang. Ombaknya akan lebih tinggi daripada waktu malam. Anda bisa main diatas karang Pantai Sedahan. Karena tidak ada live resque man di sini, maka Anda sebaiknya menjaga diri Anda sendiri dengan baik, jika bermain di atad karang, bermainlah di dekat bibir pantai saja. Jangan mendekat ke arah celah karena tepat di celah tersebut ada palung, ada lengungan dalam , lalu karangnya sendiri itu miring, semakin mendekati celah semakin rendah, sehingga ombaknya sangat menyeret. Pilih aman demi kesenangan bersama ya. Hehe.

Kami hanya sampai jam setenga sepuluh pagi di sini. Kami harus balik karena rencananya kepingin main ke Greweng. Namun sayang, setelah tenda dibongkar dan kaki mulai berjalan meninggalkan Pantai Sedahan menuju Greweng, beberapa teman tidak setuju untuk ke Greweng karena kelelahan. Akhirnya tidak jadi ke Greweng.

Kami sudah ke sini, Kamu kapan? Hehe

Kuliah singkat tentang melihara umang - umang oleh mbah muji (pemilik parkiran motor)

rute ke pantai sedahan di gunung kidul wonosari



































Jika berniat membuat api unggun saat ngecamp, sahabat tidak perlu membawa kayu bakar dari Jogja. Di tempat parkiran ini ternyata ada kayu bakar yang memang disediakan untuk dijual. Harga satu ikatnya sepuluh ribu rupiah saja.

















Pantai Sedahan Jogja Nan Eksotis 2 : Kepingin ke sana Lagi

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon