Wednesday, 28 October 2015

Peran Target pasar, posisi dan lokasi dalam bisnis

Perencanaan yang baik adalah awal dari kesuksesan suatu usaha. 

Dunia bisnis bukanlah dunia perjudian, bukan dunia gambling. Pebisnis - pebisnis terbaik di dunia memiliki perencanaan yang baik sekali, sangat matang, sebelum menjalankan sebuah bisnis. Itulah mengapa ketika mereka menjalankan usaha pasti berhasil.

Hal ini, perencanaan, juga menjadi alasan mengapa investor baru bersedia memberikan modal setelah seorang pengusaha yang membutuhkan dana usaha itu telah memaparkan rencana bisnis kepada sang investor. Itupun kalau sang investor yakin bahwa rencana bisnis yang dipaparkan akan berhasil.

Menyusun rencana bisnis susah - susah gampang. Ada yang hanya dalam sekejap bisa langsung jadi dan bisa langsung action, ada juga yang baru berhasil menyusun rencana bisnis tersebut berhari - hari bahkan satu minggu.



Emm, ada baiknya Anda membaca contoh tersebut sebelum melanjutkan membaca tulisan ini. Jika sudah, lanjutkanlah membaca.

Tujuan inti dari membuat perencanaan bisnis sebenarnya adalah untuk memudahkan seorang pebisnis dalam menjalankan usaha tersebut. Atau sebagai pedoman untuknya, si pebisnis, supaya usaha yang dijalankan sampai ke target keberhasilan yang diinginkan, misalnya target pertama usaha yang dijalankan ini adalah mendapatkan break event point atau balik modal dalam kurun waktu lima bulan.

Maka, setelah target tadi dibuat harus ada langkah, step by step-nya. Untuk mendapatkan break event point dalam waktu lima bulan, harus dipikirkan berapa banyak transaksi minimum yang harus terjadi per hari (sub target), lalu bagaimana caranya supaya setiap harinya bisa menjual di atas transaksi minimum.

Misalkan transaksi penjualan minimum supaya biaya produksi per hari bisa kembali adalah sebanyak delapan puluh transaksi penjualan. Maka, supaya untung dan bisa mencapai BEP pada bulan ke lima, berapa banyak transaksi yang harus terjadi di atas transaksi penjualan minimum.

Contoh usaha abang penual bakso
Modal produksi per hari = 200ribu
Satu porsi bakso = 7ribu
200ribu : 7ribu =  ±29 porsi
Maka, pedagang harus menjual 29 mangkok per hari supaya modal hariannya kembali.
Jika pedagang bakso ingin modal keseluruhannya balik pada bulan ke sepuluh.
Misal, modal seluruhnya = 5 juta rupiah
Maka, setidaknya si pedagang mampu menabung 500ribu/bulan untuk balik modal.
5 juta : 10 bulan = 500ribu/bulan
Untuk mendapatkan tabungan 500 ribu/bulan, pedagang  bakso setidaknya menabung ≥ 17 ribu rupiah per hari
500 ribu : 30 hari = ± 17 ribu
Untuk mendapatkan > 17 ribu rupiah per hari pedagang melakukan langkah - langkah berikut :
• sebar brosur
• iklan via media sosial
• diskon sekian persen pada hari - hari sepi
• iklan radio ] QUOTE

Dari contoh di atas, kita bisa melihat bahwa setelah memasang target tertentu, pebisnis harus menyusun langkah - langkah atau strategi untuk mencapai target yang dibuat. Dari beberapa target yang dibuat, terkadang bisa dipecah menjadi sub - sub target. Seperti di contoh bahwa target BEP tersebut bisa diurai dengan membuat sub target seperti penjualan minimal per hari supaya bisa BEP.
Namun, ada tiga hal yang paling mendasar yang harus dipikirkan Anda sebagai pebisnis. Tiga hal ini merupakan kunci yang  jika direncanakan dengan pas dan sesuai akan membuat sebuah bisnis menuai kesuksesan.

Tiga hal utama perencanaan bisnis tersebut adalah Target Pasar, Posisi dan Lokasi.

Target Pasar. Mendefinisikan taget pasar dengan sejelas - jelasnya adalah kewajiban seorang wirausahawan sukses. Demografi adalah acuan dalam menentukan target pasar. Ingatlah bahwa semakin spesifik akan semakin baik. Siapa yang akan membeli produk atau jasa Anda, apakah mereka adalah orang - orang yang suka musik, jika iya, berapakah usianya, 20 tahun, 30 atau 40 tahun.

Kejelasan usia target pasar tujuan bisnis Anda merupakan hal yang tak kalah penting. Hal ini terkait pelayanan, penyajian, packaging yang akan bisnis Anda berikan ke konsumen. Menyajikan produk dan layanan untuk konsumen berusia 20 tahun caranya berbeda dengan menyajikan produk dan layanan kepada konsumen berusia 40 tahun. Lalu, jangan lupa definisikan juga apa jenis kelamin target konsumen Anda. Laki - laki, perempuan, atau keduanya.

Penentuan target pasar ini penting untuk Anda sebagai pebisnis yang ingin berhasil. Target pasar yang jelas akan membuat Anda tahu bagaimana Anda akan menjual produk dan jasa Anda. Anda akan tahu bagaimana membuat desain ruangan yang cocok untuk target pasar Anda yang semuanya berusia di bawah 30 tahun, misalnya.

Lalu, Anda juga akan tahu bagaimana karyawan Anda seharusnya memberikan pelayanan, bagaimana suaranya, raut mukanya, harus tersenyum atau tidak, hingga tutur kata yang diucapkan ke konsumen. Inilah pentingnya mendefinisikan taget pasar.

Posisi. Ukurlah di mana posisi bisnis Anda di mata konsumen. Bandingkanlah usaha Anda dengan usaha yang sudah ada lebih dulu, bagaimana harga rata - rata dari produk Anda, lebih mahal atau lebih murah dari kompetitor.

Jika harga Anda lebih mahal, berarti posisi bisnis Anda di konsumen dilihat sebagai produk mahal. Nah, karena mahal, perhatikanlah bagaimana bisnis Anda akan tampil. Produk mahal, yang akan membelinya adalah orang - orang dengan penghasilan di atas rata - rata.

Posisi bisnis Anda sebagai bisnis dengan produk mahal membuat Anda berkewajiban membuat bisnis Anda tampil dengan baik. Misal Anda menjual bubur ayam seharga 20 ribu rupiah per mangkuk. Produk mahal.

Dengan harga seperti itu, pastilah yang datang setidaknya adalah orang - orang berduit. Nah, karena Anda sudah memposisikan produk dari bisnis Anda sebagai produk mahal dengan harapan Anda pembeli yang datang adalah pembeli kelas atas. Lalu, pasti Anda berpikir bahwa dengan harga yang mahal, Anda harus membuat pembeli Anda nyaman, berkesan. Buburnya mahal, kalau tempatnya kaki lima, mana mau orang berduit makan di situ.

Lokasi. Lokasi berkaitan erat dengan posisi, jika sudah mendeklarasikan sebagai produk mahal yang akan dibeli oleh orang - orang berduit, maka tempatkanlah usaha Anda di lokasi yang ada banyak orang kaya. Seperti di mall, supermarket, bukan di pinggir jalan, kaki lima.

Lokasi menjadi krusial untuk mengoptimalkan jumlah transaksi penjualan produk bisnis Anda. Tempatkanlah bisnis Anda di tempat yang banyak terdapat target pasar sasaran Anda.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon