Wednesday, 27 January 2016

Manusia dengan Akurasi Tinggi



Sebagai makhluk hidup manusia adalah hasil ciptaan yang dilengkapi dengan perbekalan yang super lengkap. Bisa dikatakan kita, manusia, adalah makhluk hidup ciptaan tuhan yang paling sempurna, meskipun tingkah laku kita terkadang jauh dari kesempurnaan.

Meskipun pembukaannya seperti tertulis di atas, tulisan dengan judul Manusia dengan Akurasi Tinggi ini 100% tidak dimaksudkan untuk membahas agama ya, hehehe. Manusia dengan Akurasi Tinggi dalam tulisan ini adalah manusia yang memiliki keakurasian yang mendekati sempurna tentang apa yang ia pikirkan.

Berarti seperti dukun ya? Iya!! titik segede beduk. Di dunia ini saya tidak terlalu yakin kalau ada manusia yang bisa membaca dengan pasti apa yang akan terjadi di depan mata, mungkin ada beberapa yang diberi kelebihan seperti itu, jumlahnya pasti sedikit sekali. Karena jumlahnya sedikit, maka belum tentu dari jumlah yang sedikit ini akan muncul di media dan memberi tahu kepada kita akan terjadi seperti apa pada waktu - waktu ke depan. 

Meskipun demikian, ternyata ada loh manusia yang 100% akurat dalam memprediksi masa depan. Ada dan ternyata jumlahnya ada banyak sekali. Seperti apa manusia dengan akurasi tinggi tersebut? 

Manusia dengan akurasi tinggi, sekali lagi, adalah mereka yang menebak dengan sempurna tentang apa yang akan terjadi di masa depan dengan tingkat akurasi yang mendekati 100%.

Kebanyakan dari kita terkadang bertindak layaknya seorang dukun ketika memutuskan untuk tidak mencoba. Alasan kenapa seseorang tidak berani mencoba adalah takut jika usaha yang dilakukan tidak berhasil. Mereka sangat akurat dengan memilih tidak melakukan dan mengamini buah dari tindakannya, yaitu tidak mendapatkan apa - apa.

Sebagai ilustrasi. Apabila seseorang ingin mendapatkan uang sepuluh juta per bulan, maka orang tersebut harus membangun sebuah bisnis. Kalimat tersebut disampaikan oleh seseorang yang sangat kaya raya kepada kedua rekannya yang masih belum mapan. Kedua rekannya sama - sama memiliki tabungan dengan jumlah yang sama. 

Sebut saja ada orang bertipe A yang berani bertindak, dan orang bertipe B yang selalu ragu - ragu dan tidak berani bertindak. Dalam perjalanannya, si A adalah orang yang sangat tidak akurat, dalam bulan - bulan awal tembakannya ke sasaran 10 juta terkadang melenceng sangat jauh. 

Bisa jadi pada bulan pertama si A harus nombok 500 ribu untuk membayar gaji karyawannya. Yang berarti tembakannya melenceng sejauh Rp10.500.000 di bulan pertama. Di bulan kedua, usahanya mulai membaik, A bisa menghasilkan dua juta rupiah bersih untuk dirinya sebagai keuntungan. Meskipun sudah mendapat untung, si A belumlah akurat. Ia masih melenceng jauh sebanyak Rp8.000.000.

Di bulan ke limabelas, dari usahanya si A sudah bisa menikmati keuntungan yang beberapa bulan terakhir jumlahnya sama, yaitu Rp8.500.000. A sudah bisa menabung untuk masa depannya dan bisa hidup dari uang yang diperolehnya tersebut. Namun, meski sudah seperti itu, si A terhitung masih belu akurat. Ia tetap melenceng dari targetnya sejau Rp1.500.000

A adalah orang yang tidak akurat sama sekali. Lalu bagaimana dengan B?

B memiliki jumlah tabungan yang sama dengan A. B juga mendengar nasehat yang sama seperti yang didengar A dari rekan yang kaya raya. Ide mendapatkan 10 juta rupiah dengan mendirikan sebuah bisnis tidak serta merta membuat B mencoba.

B takut uangnya hilang karena usaha yang mungkin akan gagal jika ia lakukan. B menghabiskan hari - harinya untuk berhitung alias mengumpulkan alasan - alasan untuk tidak bertindak. B menganggap apabila ia membuat bisnis tersebut uangnya belum tentu akan balik, atau mungkin malah ia akan membutuhkan uang yang lebih banyak untuk membiaya usaha tersebut. Lalu B memutuskan untuk tidak mencoba sama sekali karena ia takut di masa depan mengalami kegagalan.

B memilih tidak mencoba dengan kepercayaan bahwa jika ia mencoba ia tidak akan berhasil. Lantas, ia benar - benar tidak mencoba, ia lebih nyaman dengan mempertahankan apa yang ia miliki. Memilih tidak melakukan sesuatu adalah tindakan yang akurat, Anda akan aman jika tidak mencoba, itu benar adanya, dan hal tersebut merupakan pilihan yang seratus persen tepat. Saya tidak akan membuat bisnis tersebut supaya uang saya tetap aman, tidak berkurang sedikitpun dari jumlah yang sekarang. 

Bagaimana sodara - sodara, sadayana? Apakah ilustrasi saya membuat Anda belajar sesuatu atau malah membuat Anda bingung? Andalah yang tahu jawabannya. Kalau tulisan ini membingungkan, jangan sungkan kasih tahu saya ya. Hubungi via kontak. I will very wellcoming you. :)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon