Sunday, 14 February 2016

3+ Tips Aman Bersepeda di jalan raya (infografik)


Tips aman bersepeda di jalan raya ini ditujukan untuk pecinta sepeda di seluruh Indonesia. Tips ini khusus membahas sepeda dan keamanan pengemudi sepeda ketika gowes di jalan raya.

Sepeda, sebuah alat transportasi yang sampai hari ini masih digunakan oleh sebagian orang di bumi. Apakah Anda suka bersepeda?

Kalau iya, berarti kita sama. Yap, saya juga suka bersepada. Jika Anda adalah orang jogja, pasti Anda tahu dengan jalan lingkar yang sering disebut "ring road" bukan?

Nah, saya sudah pernah mengitari ringroad satu putaran penuh. Bisa jadi beberapa dari sahabat yang sedang membaca halaman ini juga pernah melakukannya.

Oke, now we have two things in common, hehehe.

Pemilihan sepeda sebagai alat transportasi didasarkan pada dua hal. Pertama, sepeda tidak butuh bensin, jadi Anda bisa lebih hemat.

Yang kedua, bebas macet. Bagaimana caranya?

Biasanya orang yang secara sadar menggunakan sepeda sebagai alat transportasi pasti terbiasa berangkat lebih awal dari mereka yang menggunakan kendaraan bermotor.

Karena waktu tempuh sepeda yang lebih lama--hal ini terkait kecepatan sepeda yang tergantung pada kayuhan kaki Anda--maka orang yang bersepeda memilih berangkat lebih awal supaya tidak telat.

Karena berangkat lebih awal, biasanya jalanan masih lebih lengang. Oleh karena itu, dia tidak kena macet.

Saya sangat suka ketika melihat seseorang (siapapun itu) mengendarai sepeda. Saya menganggap orang tersebut berinvestasi pada beberapa hal, keuangan dan kesehatan di masa depan. Yah, walaupun tidak semua orang yang bersepeda melakukannya karena berpikir jangka panjang seperti itu.

Bisa jadi, mereka hanya bersepeda bersepeda saja tanpa memiliki tujuan jangka panjang, tetapi hanya karena tujuan jangka pendek saja, seperti agar bisa sampai ke kantor, ke rumah, dan tempat - tempat lainnya.

TETAPI, ada suatu hal yang disayangkan dari pengguna sepeda di jalan raya. Di Jogja, saya masih cukup sering melihat pesepeda yang menerobos lampu lalu lintas. Untungnya, tidak semua pesepeda yang seperti itu, beberapa lainnya tertib mengikuti lampu lalu lintas.

Anggapan bahwa pengguna sepeda atau semua kendaraan tanpa motor bebas menerobos lalu lintas ternyata masih ada di pikiran masyarakat sampai hari ini.

Memang betul, undang - undang yang mengatur penggunaan kendaraan tanpa motor di jalan tidak ada (mungkin belum ada, bisa jadi besok - besok dibuat), tapi jangan lupa kalau keselamatan Anda berada di tangan Anda sendiri.

Lampu lalu lintas itu dibuat supaya lalu lintas tertib, bukan untuk menghiasi perempatan. Ketika lalu lintasnya tertib, maka angka kecelakaan pasti berkurang.

Saya jamin, kalau semua orang tertib, pasti angka kecelakaan bisa 0 (nol). Yakin!

Di artikel ini, saya tidak menulis kata "rambu" ya gan, tapi saya menulis "lampu". Pemilihan kata lampu ini karena memang hal yang saya soroti adalah perilaku kita, pesepeda, saat di lampu merah.

Hmm, semoga di kemudian hari angka kecelakaan di jalan raya yang melibatkan pengguna sepeda menjadi turun drastis sampai tidak ada (tidak ada kecelakaan pesepedanya bukan karena tidak ada lagi orang yang menggunakan sepeda ya, hehehe).

Agar hal tersebut bisa terwujud, yuk simak infografik berikut tentang 3+ Langkah Sederhana Aman dalam Bersepeda :

+ Klik untuk Memperbesar


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon