Friday, 12 February 2016

Cara Mengobati Mata Merah versi wikihow (modified)

Cara Mengobati Mata Merah versi wikihow (modified)

Cara Mengobati Mata merah ini adalah cara terampuh untuk mengobati mata merah Anda. Mengobati mata merah adalah hal yang perlu dilakukan jika gejala yang ditimbulkan sudah terlalu mengganggu. Mata merah memang bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 2 - 4 minggu.

Mata merah atau konjungtivitis merupakan penyakit mata yang dipicu oleh alergi atau infeksi. Secara umum, penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Artinya, tanpa diobatin pun penyakit ini akan hilang dengan sendirinya.

Tanpa diobati penyakit mata merah ini bisa sembuh (paling cepat) dalam waktu dua minggu. Rentang waktu seseorang menderita sakit mata atau mata merah ini adalah dua sampai empat minggu. Ya, memang cukup lama. 

Nah

Jika ingin sembuh lebih cepat, Anda bisa mengikuti langkah - langkah yang ada di halaman ini. Dan, kabar baiknya langkah - langkah yang ditulis di sini bergantung pada jenis mata merah yang Anda derita sehingga penanganan akan lebih tepat dan efektif.

Oh iya, jika Anda sedang sakit mata (mata merah) mohon jangan lakukan hal - hal berikut dalam semua kegiatan harian Anda :
  • Menyentuh mata
  • Berjabat tangan dengan orang lain (siapapun itu), dan
  • Berbagi handuk (atau semacamnya)
Cara mengobati sakit mata merah dengan cepat versi wikihow
sakit mata, mata merah ataupun konjungtivitis

Berikut langkah-langkah yang patut Anda ketahui agar segera sembuh dari penyakit mata merah atau konjungtivitis :


Tentukan jenis mata merah yang sedang Anda derita

Konjungtivitis atau mata merah disebabkan oleh serangan virus, bakteri dan alergi. Dari tiga penyebab ini, hanya virus yang bisa menyebabkan orang di semua umur menderita mata merah.

Nah, jika ada orang yang sedang menderita mata merah yang dikarenakan oleh virus, maka penularan mata merah (sakit mata) tersebut bisa ke semua orang, mulai dari anak kecil, remaja, orang dewasa baik laki - laki ataupun perempuan bisa tertular, sekali lagi jika dan hanya jika sakit mata yang diderita disebabkan oleh virus.

Seluruh jenis mata merah menyebabkan mata menjadi merah, berair dan gatal. Akan tetapi gejala mata merah bermacam-macam tergantung penyebabnya.

VIRUS
Virus dapat menyerang salah satu atau kedua mata. Individu dengan kondisi mata merah karena virus ini mengalami sensitivitas terhadap cahaya. Konjungtivitis yang disebabkan oleh virus merupakan yang paling menular (tak kenal usia korban penularan) dan sulit diatasi.  
Biasanya penderita harus menjalani pengobatan yang berlangsung selama satu minggu sampai tiga minggu. Cara terbaik mengobati konjungtivitis yang disebabkan virus adalah mencegah munculnya komplikasi.
BAKTERI
Sakit mata yang disebabkan bakteri mengeluarkan kotoran lengket berwarna kuning atau hijau pada sudut mata. Pada kasus yang lebih parah, kotoran dapat membuat mata merekat hingga tertutup. Satu atau kedua mata bisa terjangkit bakteri dan bakteri tersebut sangat menular. 
Konjungtivitis yang disebabkan bakteri sebaiknya ditangani oleh dokter. Anda mungkin dapat mengatasinya di rumah tetapi antibiotik dapat memperpendek durasinya secara signifikan.
ALERGI
Mata merah yang disebabkan alergi umumnya diikuti dengan gejala alergi lain termasuk hidung tersumbat atau berair, selanjutnya kedua mata akan terkena penyakit ini. Penyakit ini tidak menular. 
Konjungtivitis yang disebabkan alergi biasanya dapat diobati di rumah, namun pasien dengan alergi yang parah membutuhkan perawatan medis profesional untuk sembuh.

Ketahui kapan Anda harus pergi ke dokter

Tak ada salahnya mengunjungi dokter jika Anda mengalami mata merah, karena dokter akan memberikan rekomendasi untuk mengatasi sakit mata yang sedang Anda derita. Kunjungan ke dokter sangat disarankan jika mata merah diikuti dengan gejala-gejala yang mengkhawatirkan.


  • Kunjungi dokter jika Anda mengalami sakit mata yang biasa sampai yang parah atau jika Anda mengalami masalah penglihatan yang tidak hilang sewaktu kotorannya sudah dibersihkan.
  • Jika mata Anda berubah warna menjadi sangat merah, berarti Anda harus segera meminta pertolongan medis. 
  • Hubungi dokter segera jika ada dugaan Anda mengalami konjungtivitis virus, misalnya yang disebabkan oleh virus herpes simplex atau sistem kekebalan tubuh Anda terganggu disebabkan infeksi HIV atau pengobatan kanker.
  • Segera kunjungi dokter jika konjungtivitis bakteri yang diobati dengan antibiotik tidak membaik dalam waktu 24 jam.

Cobalah gunakan obat alergi


Untuk konjungtivitis alergi ringan, obat alergi oral tanpa resep yang dapat dibeli di apotek sudah cukup melegakan gejala dalam beberapa jam sampai beberapa hari. Jika tidak segera hilang, kemungkinan penyebabnya bakteri atau virus.
  • Coba gunakan antihistamin. Tubuh bereaksi terhadap alergen dengan memproduksi bahan kimia yang disebut histamin. Antihistamin mereduksi alergen atau menghentikan produksinya sama sekali. Oleh karena itu, obat ini menghentikan gejala-gejala yang Anda derita.[3]
  • Minum dekongestan. Walaupun dekongestan tidak menghentikan efek alergen pada tubuh Anda, obat ini dapat mengatasi peradangan. Oleh karena itu peradangan pada jaringan mata dapat dihindari dengan obat ini.

Bersihkan mata dengan teratur

Ketika kotoran mulai menumpuk pada mata Anda, segera bersihkan untuk mencegah bakteri berkembang biak.
  • Pastikan Anda mencuci tangan Anda sebelum membersihkan mata Anda. Tujuannya agar tangan Anda steril dan tidak membawa bakteri atau virus lainnya untuk ditransmisikan ke mata Anda.
  • Siapkan kain atau tisu yang bersih dan steril.
  • Gunakan kain atau tisu bersih tersebut untuk mengusap kotoran di mata Anda. Penggunaan tisu atau kain ini adalah untuk mencegah kotoran kembali mengenai mata yang terinfeksi.
  • Usap mata secara perlahan mulai dari sudut bagian dalam, di samping hidung, melewati seluruh mata terus ke arah luar sudut mata. Tindakan ini akan membersihkan kotoran di saluran air mata dan mata Anda dengan aman.
  • Pastikan Anda mencuci tangan juga setelah membersihkan mata. Setelah membersihkan mata, cucilah tangan Anda. Ingat bahwa sakit mata jenis ini sangat mudah menular termasuk melalui jabat tangan ataupun (lebih tepatnya) melalui sentuhan.
  • Buanglah tisu setelah digunakan. Jika menggunakan kain, cuci langsung kain pembersih mata tersebut sehabis digunakan.

Gunakan obas tetes mata tanpa resep dokter dari apotek


"Air mata artifisial" dapat melegakan gejala dan membersihkan mata.
  • Kebanyakan obat tetes mata adalah pelumas saline ringan pengganti air mata. Obat ini dapat mengatasi kekeringan mata yang terkait dengan kondisi mata merah muda serta mencuci mata dari kontaminan yang dapat memperparah dan memperpanjang konjungtivitis virus, bakteri atau alergi.
  • Beberapa obat tetes mata yang mengandung antihistamin berguna untuk mengobati konjungtivitis alergi. Inilah gunanya pergi ke dokter, yaitu agar Anda tahu mana obat mata yang tepat untuk dibeli.

Gunakan kompres dingin atau hangat


Rendam kain bersih dan lembut ke dalam air. Peras untuk menghilangkan air berlebih dan usap pada mata tertutup secara perlahan.
  • Kompres dingin biasanya paling tepat untuk konjungtivitis alergi tetapi kompres hangat terasa lebih nyaman dan mengurangi pembengkakan yang disebabkan konjungtivitis virus atau bakteri.
  • Patut diketahui bahwa kompres hangat meningkatkan resiko penyebaran infeksi dari satu mata ke mata lainnya. Oleh sebab itu, Anda harus menggunakan kompres yang bersih untuk setiap usapan dan kompres yang berbeda untuk mata yang lain.

Lepaskan lensa kontak mata Anda


Jika Anda menggunakan lensa kontak, Anda harus melepaskannya sewaktu mengalami mata merah muda. Lensa kontak dapat mengiritasi mata, menyebabkan komplikasi lebih lanjut dan memperangkap bakteri yang dapat memicu konjungtivitis bakteri pada mata Anda.
  • Lensa kontak sekali pakai harus dibuang, jika Anda menggunakannya ketika menderita konjungtivitis bakteri atau virus.
  • Lensa kontak permanen harus dibersihkan sebelum digunakan kembali.

Cegah penularan


Konjungtivitis bakteri dan virus keduanya menular dan Anda dapat terinfeksi kembali setelah sembuh jika penyakitnya sudah menjangkiti anggota keluarga Anda yang lain.
  • Jangan sentuh mata dengan tangan. Jika Anda menyentuh mata atau wajah, cuci tangan langsung setelahnya. Jangan lupa mencuci tangan Anda setelah mengoleskan obat mata.
  • Gunakan kain lap dan handuk yang bersih setiap hari. Ganti sarung bantal setiap hari selama terjadinya infeksi.
  • Jangan gunakan produk yang bersentuhan dengan mata Anda bersama orang lain. Produk ini termasuk obat tetes mata, handuk, kain, kosmetik mata, lensa kontak, pembersih atau wadah lensa serta saputangan.
  • Jangan gunakan kosmetik mata sampai mata merah muda sembuh. Jika tidak, Anda dapat terinfeksi kembali disebabkan kosmetik tersebut. Apabila ada kosmetik yang digunakan sewaktu Anda mengalami mata merah muda, buang kosmetik tersebut.
  • Jangan pergi ke sekolah atau kantor untuk beberapa hari. Kebanyakan penderita konjungtivitis virus bisa kembali beraktivitas setelah 3 sampai 5 hari, ketika gejalanya mulai membaik. Kebanyakan penderita konjungtivitis bakteri bisa kembali beraktivitas sesudah gejalanya hilang dalam waktu 24 jam dengan mengkonsumsi antibiotik.
Sebagai referensi tambahan, Anda juga bisa berkunjung ke artikel di bawah ini :

Walaupun obat tetes biasa juga efektif mengatasi mata merah muda, obat tetes resep dokter lebih ampuh dan lebih cepat menyembuhkan penyakit.
  • Obati konjungtivitis bakteri dengan obat tetes mata antibiotik. Obat tetes mata antibiotik adalah perawatan topikal yang langsung menyerang bakteri. Umumnya dapat menghilangkan infeksi dalam beberapa hari akan tetapi kondisi akan menjadi lebih baik dalam waktu 24 jam pertama. Ikuti petunjuk dokter untuk cara pemakaian.
  • Obati konjungtivitis alergi dengan antihistamin atau obat tetes steroid. Meskipun obat mata antihistamin dapat dibeli langsung di apotek, jenis yang lebih ampuh menggunakan resep dokter. Alergi yang parah terkadang juga disembuhkan dengan obat tetes mata yang menggunakan steroid.
Coba gunakan salep mata antibiotik. Salep antibiotik lebih mudah digunakan daripada obat tetes mata khususnya untuk anak-anak.
  • Perhatikan bahwa salep tersebut mengaburkan penglihatan selama 20 menit setelah dioleskan namun penglihatan pasien akan kembali normal setelahnya.
  • Konjungtivitis bakteri akan hilang dalam beberapa hari setelah menggunakan perawatan ini.
Hal yang dibutuhkan
  • Obat alergi tanpa resep
  • Obat tetes mata tanpa resep
  • Kain lap lembut atau tisu
  • Obat mata dengan resep dokter
  • Salep mata dengan resep dokter
  • Obat antivirus

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon