Thursday, 28 April 2016

Renungan Sebelum Berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Renungan Sebelum Berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN)


Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa disingkat KKN adalah kegiatan pengabdian, pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk membawa hal baru yang lebih baik ke dalam kehidupan masyarakat di desa yang menjadi target kuliah kerja nyata.

Kuliah Kerja Nyata dalam bahasa inggris adalah Community Services Program, di luar negeri kegiatan ini bertujuan supaya pelajar bisa merasakan atau belajar bertanggung jawab dalam menjadi bagian masyarakat.

Saya tidak tahu apakah kamu sudah selesai KKN dan sedang menyusun laporan kuliah kerja nyata milikmu atau sedang dalam persiapan sebelum berangkan ke lokasi kuliah kerja nyata yang sudah kamu ketahui.

Ada beragam niat yang dimiliki oleh mahasiswa ketika mau kuliah kerja nyata. Niat tersebut tergantung dari masing - masing mahasiswa itu sendiri, tergantung pengalaman - pengalaman hidup yang pernah ia lewati sebelumnya.

Dari beragam niat ini, yang paling menonjol ada dua buah niat, yang pertama, niat kuliah kerja nyata yang biasanya ada di kepala mahasiswa itu adalah : 1. Jalan - jalan, dan yang ke 2. Mengabdi.

Mengikuti kuliah kerja nyata yang merupakan program jangka pendek--karena hanya dua bulan atau 60 hari--bagi saya pribadi merupakan hal yang menyenangkan karena kegiatan tersebut sangat berbeda jauh daripada aktivitas - aktivitas yang biasa dilakukan di kampus.

Jika di kampus sebagai mahasiswa kita hanya duduk di bangku kelas, belajar mendengarkan materi dari dosen, mengerjakan tugas kuliah, diskusi, dan lain - lain. 

Di kuliah kerja nyata kita benar - benar melakukan hal - hal yang lebih kompleks dari itu, seperti membuat perencanaan kegiatan, menyusun latar belakangnya dan tujuannya, mengomunikasikan apa yang kita rencanakan kepada warga supaya tujuan rencana yang dibuat bisa tercapai, ada juga kegiatan mengajar anak - anak tk atau sekolah dasar, mengecat pagar, membuat mck, dan masih banyaaaaak lagi contoh - contoh lainnya.

Dulu saya kkn di Desa Cinta Asih, Kecamatan Cisurupan, Garut. Kuliah kerja nyata selama 55 hari di desa tersebut sudah memberikan rasa puas yang banyak kepada saya, puas secara batin tentunya.

Kepuasan tersebut, tidak lain dan tidak bukan karena niat saya dari sebelum berangkat memang sudah bulat untuk mengabdi kepada masyarakat, belajar bertanggung jawab nama saya sendiri di masyarakat, belajar berkontribusi di tengah masyarakat.

Saya dan teman - teman saya yang kuliah kerja nyata di tempat lain tentu berangkat dari niat yang berbeda, ada beberapa teman satu program studi yang kkn di Bali dan niat awal mereka memang untuk berwisata.

Ada lagi yang ke karimun jawa, niatnya kurang lebih hampir sama, mengingat bagaimana mereka melaksanakan program - program kuliah kerja nyata yang mereka lakukan--denger - denger langsung dari orangnya sih berantakan, hehee, mungkin karena salah niat kali ya.

Di dalam hidup ini, manusia tidak bisa mengubah manusia lainnya, manusia hanya bisa sekadar mempengaruhi manusia lainnya, begitu pula dengan saya, kamu, kamu dan kamu, iya kamu gan.

Jadi, karena saya ga mungkin mengubah dirimu, jadi di sini saya cuma mau menyampaikan positif dan negatif dari niat yang kamu miliki.

Kita bahas dari ...

Niat untuk Mengabdi

Saya ingat betul sewaktu melewati malam pertama say di pondokan mahasiswa kami di dusun sukasenang, saya mengirimkan sms kepada dua teman saya di UGM yang sama - sama dari SMA Negeri 4 Lahat, bunyi smsnya kira - kira seperti ini, "selamat mengabdi yo kawan, semangat!", dan saya pun mendapat jawaban yang hampir sama.

Ada satu hal yang saya pikirkan saat saya berada di lokasi KKN, "apa yang bisa benar - benar saya berikan kepada masyarakat desa ini ya?" sesuatu yang tahan lama, dan bermanfaat bagi kehidupan mereka sehari - hari tentunya.

Sebelum berangkat, saya cukup puas dengan program kerja yang disusun oleh kelompok kuliah kerja nyata kami, salah satu program besar kami di Desa Cinta Asih adalah memperbaiki salah satu MCK umum di Dusun Sukasenang.

Ada satu kebanggaan bagi saya ketika kami berhasil menjalankan program - program yang kami kerjakan, termasuk program perbaikan mck milik warga dusun sukasenang.

baca juga : Yuk Belajar Tentang Seseorang dari Cara Berbicaranya

Secara ringkas, niat untuk mengabdi ini ada beberapa sisi positif, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Rasa puas ketika program kerja berjalan sesuai rencana
  2. Lebih puas lagi ketika program kerja tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kita melihat mereka senang dengan apa yang kita berikan
  3. Dekat dengan warga, warga senang dengan kita karena kita peduli dengan mereka
  4. Ada suatu cerita kebanggaan bahwa di masa lalu saya melewati masa kuliah kerja nyata dengan menerapkan tri dharma perguruan tinggi yang sebenar - benarnya
  5. Ada kepuasan yang besar ketika kita suatu waktu berkunjung lagi ke desa tempat kita pernah kkn, kita melihat apa yang kita kerjakan masih bermanfaat bagi warga
  6. Sedekah tenaga, jika apa yang dibuat masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sampai lima atau bahkan sepuluh tahun kedepan.
Oke gan, sepertinya baru ini saja poin - poin tentang manfaat niat mengabdi pada saat kuliah kerja nyata.

Lalu, bagaimana jika niat untuk mengabdi ini tidak dimiliki oleh teman - teman lain yang memiliki niat untuk berwisata, menurut saya sih hal tersebut bukan masalah.

Niat Berwisata

Sebenarnya, mereka yang berniat wisata bukan berarti mereka tidak memiliki semangat mengabdi sedikitpun, hanya saja, terkadang tim yang berisikan orang - orang yang niat awalnya adalah untuk jalan - jalan atau wisata bisa berbahaya.

Pada dasarnya, sekalipun ada sekelompok orang yang berniat wisata pada saat kuliah kerja nyata, hal tersebut cukup lucu jika kita menilai bahwa mereka hanya berniat sekadar wisata saja dan tidak melakukan apapun terkait kegiatan kuliah kerja nyata yang seharusnya.

Ya, mereka tidak mungkin hanya berangkat ke lokasi kuliah kerja nyata hanya untuk berwisata semata, pasti ada juga kerja atau aktivitas mereka yang berkaitan dengan kuliah kerja nyata, tetapi, ya itu tadi, seberapa besar impak yang akan mereka buat.

Sekelompok tim, jika lebih dari separuhnya berisi orang - orang yang memiliki niat yang salah, maka akan menyulitkan sekelompok kecil lainnya yang masih memiliki niat untuk benar - benar mengabdi, walaupun sedikit.

Sisi positif jika berangkat kuliah kerja nyata dengan niat berwisata :

  1. Puas karena apa yang diinginkan tercapai
Nah, selain satu sisi positif di atas saya kurang tahu lagi apa yang dirasakan atau hal positif apa yang didapatkan jika berangkat kuliah kerja nyata hanya untuk berwisata semata.

Sebagai penutup, saya menyarankan kepada sahabat - sahabat semua untuk meluruskan niat terlebih dahulu sebelum berangkat, ada banyak hal positif yang kamu dapatkan jika kamu berangkat dengan niat mengabdi ketika kuliah kerja nyata.

Satu hal yang perlu kita ingat adalah, inti dari program kuliah kerja nyata ini yang berupa pengabdian dan pemberdayaan masyarakat ini hanya satu kali kita lakukan selama kuliah, dan mungkin satu kali dalam hidup kita, oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita berangkat kuliah kerja nyata dengan niat yang tepat, apa salahnya?

Lagipula, masa iya di masa depan kamu ga mampu untuk berwisata dengan uang hasil kerjamu yang bakal kamu dapatkan di beberapa tahun ke depan. Kamu bisa mengambil waktu cuti untuk berwisata ke tempat favorit yang ingin kamu kunjungi, dengan uangmu sendiri, dengan kebebasanmu sendiri.

Sebenarnya terlalu sempit jika kamu menyelipkan niat untuk berwisata terlalu besar saat kamu berangkat kuliah kerja nyata. Tapi, selebihnya, tentu saja, terserah dengan pilihanmu masing - masing.

Semoga informasi yang singkat ini bisa memberi pencerahan ya gan. Semangat!

Renungan Sebelum Berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon