Sunday, 13 November 2016

Cara Cerdas Memulai Usaha! Langkah Memulai Usaha Dengan Aman

Cara memulai usaha. Bagaimana sih cara memulai sebuah usaha? Yang aman?!

Memang betul, kalau ada orang yang mengatakan "memulai usaha itu susah - susah gampang".

Kalau dibilang sulit, eh ternyata ada orang yang melakukannya dengan mudah.

Kalau dibilang mudah, ternyata, secara fakta, ada jauh lebih banyak yang mengatakan itu sulit daripada yang mengatakan mudah.

Di luar bahasan sulit atau tidak sulit ini, jangan lupa kalau setiap orang itu punya jalan rezeki - nya masing - masing.

Sehingga, boleh juga dikatakan "sulit atau tidaknya bergantung sama rezeki". :)

Cara Memulai Usaha


Sebelumnya, saya mau bertanya tentang alasan kenapa Kamu memulai usaha.

Coba jawablah pertanyaannya. Kenapa Kamu mau memulai usaha?

Jangan lanjutkan membaca sampai Kamu selesai menjawab pertanyaan tersebut.

Jawablah pertanyaan tadi dengan 5 alasan penting kenapa Kamu mau mulai usaha sejak hari ini, yang menyebabkan Kamu membaca tulisan ini.

Karena pada dasarnya, 90% orang yang membaca tulisan ini adalah orang - orang yang memang ingin memulai usaha.

---------------

Sudah?

Oke ya, saya anggap Kamu sudah menjawab pertanyaan tadi.

Tahukah Kamu bahwa pertanyaan yang baru saja Kamu jawab itu, merupakan sebuah pertanyaan yang penting untuk dijawab oleh orang yang mau berwirausaha?

Dari pertanyaan ini, sebetulnya akan ketahuan apakah Kamu akan konsisten dalam menjalani usaha yang akan Kamu mulai saat melewati beberapa kegagalan.

Simpan alasan tersebut dan pastikan alasan tersebut benar - benar penting sehingga tidak ada alasan bagimu untuk berhenti berwirausaha sampai berhasil.

--------

Langkah cerdas memulai usaha yang kami tulis ini merupakan sebuah saran atau tips yang bisa Kamu gunakan untuk berwirausaha dengan aman.

Kata aman yang kami gunakan di sini bermakna "aman : minim resiko".

Tulisan ini sangat cocok untuk Kamu yang memiliki rasa takut yang terlalu besar untuk berbisnis.

Rasa takut dalam berbisnis, sebetulnya tidak sepenuhnya salah, karena terkadang, kita memerlukan perasaan waspada supaya tidak terlalu ceroboh dalam mengambil keputusan.

Tanpa rasa takut, biasanya orang akan menjadi kurang berhati - hati bahkan cenderung ceroboh.

Lalu, memangnya ada bisnis yang aman atau resiko gagalnya kecil? Ada!

MARKIBAS.

Mari Kita bahas.

Cara Cerdas Memulai Usaha!

Langkah - langkah Memulai Usaha Baru Yang Minim Resiko


Ada beberapa hal yang perlu untuk Kamu lakukan sebelum memulai usaha, salah satu yang terpenting, yaitu melakukan survey.

Survey di sini, maksudnya adalah mensurvey atau melihat apa yang penting dan dibutuhkan oleh orang - orang yang akan membeli dari kita.

Misalnya, saya adalah warga Kampung Melayu. Nah, di Kampung Melayu ini, warganya butuh apa sih?

Nah, survey itu salah satunya bisa dilakukan dengan cara seperti itu, mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh target pasar kita.

Hindari hal berikut : 

Menjual produk yang belum tentu dibutuhkan. Atau berharap orang lain menjadi butuh atau pun suka sama produk tersebut. 
Hindari pola pikir :
-stok atau buat barangnya dulu, baru cari pasar
- buka bisnisnya dulu (apa aja), baru cari siapa yang mau beli. 

Sebisa mungkin, hindari pola seperti ini.

Membuka bisnis (apa saja) dahulu, misal, buka warung mie ramen, lalu kemudian setelah buka baru mikirin cari pembeli.

Kalau polanya seperti ini, maka bisa dipastikan kalau kita bakal kesulitan dalam menjual.

Karena kita mikirnya ada barangnya dulu (apa pun jenisnya), baru mikirin pembelinya.

Padahal, orang itu baru mau beli kalau memang merasa perlu (butuh) dengan sebuah produk.

Misalnya, di sebuah desa, belum ada toko pakaian muslim, padahal mayoritas penduduknya beragama islam.

Merujuk ke kondisi seperti yang disebutkan di kalimat ini, maka membuka toko pakaian muslim adalah pilihan yang cerdas.

Survey kebutuhan target marketnya, tapi jangan lupa untuk survey juga kemampuan membeli mereka.

Setelah tahu kalau di desa tersebut belum ada toko busana muslim.

Lalu, kita sudah memiliki ide untuk membuat toko busana muslim.

Maka hal berikutnya yang harus dipikirkan adalah kemampuan membeli warga atau target pasar kita.

Kemampuan membeli ini akan berkaitan dengan keputusan kita dalam menyetok barang.

Jika masyarakat desa itu adalah orang - orang berduit, maka stoklah busana muslim yang bagus dan berkualitas. 

Misalnya, harga bukanlah masalah bagi mereka, maka stoklah produk yang berkualitas.

Karena mereka mampu membeli berapa pun harga yang Kamu tawarkan.

Lalu, bagaimana jika kemampuan membeli dari masyarakatnya kurang?

Maka, pertimbangkanlah untuk membeli produk yang kualitasnya masih tergolong bagus namun harganya murah dan terjangkau.

Pastikanlah dua hal ini sudah Kamu pikirkan sebelum mengeluarkan sejumlah uang untuk menyetok barang.

Poin - poin di atas jika dirangkum menjadi seperti berikut :

Cara Memulai Usaha

Jika Kamu pernah melihat pedagang asongan yang menjual minuman seperti es teh dan es jeruk di waktu pawai atau festival di jalan raya.

Maka jangan heran kalau jualan mereka laris manis, karena mereka melakukannya dengan benar.

Mereka menjual sesuatu yang dibutuhkan oleh orang - orang di arena pawai.

Yaitu sesuatu yang menyegarkan dan dingin.

----------------

Ini lah cara memulai usaha dengan resiko - resiko yang sudah diminimalkan.

Atau bisa disebut sebagai cara meminimalkan resiko kegagalan dalam menjalankan usaha.

Meskipun kami menyebut bahwa cara ini bisa meminimalkan resiko kegagalan usaha, namun bukan berarti Kamu akan benar - benar menjalaninya tanpa hambatan atau tantangan.

Bahkan bisa jadi Kamu akan gagal, sekalipun Kamu sudah menerapkan tips di atas.

Hal seperti ini bisa terjadi karena dalam penerapannya, tanpa sadar, bisa jadi Kamu akan melakukan kesalahan.

Bisa jadi, analisa pertama Kamu mengenai target pasar meleset.

Bisa jadi, takaran yang kamu estimasikan tentang kemampuan membeli target pasar Kamu meleset.

Ketidak tepatan (ke-meleset-an) dalam melakukan pengamatan ini, kemudian akan berdampak terhadap stok barang yang Kamu datangkan.

Yang pada akhirnya akan menyebabkan Kamu kesulitan dalam menjual produk.

Kesalahan seperti ini tentu saja sangat mungkin terjadi, tetapi sebagai calon pebisnis ulung, Kamu tidak perlu risau, karena pepatah "ala bisa karena biasa" itu juga berlaku di sini.

Hal terpenting yang harus diingat adalah Kamu harus senantiasa mengasah kemampuan melihat peluang (membaca kebutuhan target pasar) dan membaca kemampuan membeli mereka terhadap peluang yang Kamu pikirkan.

---------

Logis kan kalau cara memulai bisnisnya seperti ini?

Saran : Memulai bisnis yang minim resiko


Jika tulisan di atas belum cukup untuk membuatmu merasa lebih tenang dan percaya diri atau masih lebih besar perasaan takutnya daripada berani dalam memulai bisnis, maka bagian berikut ini bisa Kamu pertimbangkan.

Bisnis merupakan sesuatu yang bisa dipelajari.

Kalau ingin berhasil berbisnis, belajarlah dari orang yang sudah berhasil lebih dulu di bisnis yang akan Kamu jalani.

Misal, kalau ingin berhasil di bisnis restoran, belajarlah dahulu ke pengusaha resto yang sudah sukses lebih dulu.

Mintalah diajari sama orangnya. Kalau orangnya mau ngajarin, maka Kamu beruntung banget.

Berbisnis itu, kalau tanpa pembimbing, jalannya lebih susah, lebih panjang, lebih lama.

Dengan adanya mentor atau guru yang mengajari kita berbisnis.

Dengan belajar dari mereka, kalau kita beruntung, kita tidak perlu melewati kegagalan - kegagalan yang sudah mentor atau guru kita alami.

Kebanyakan orang, lebih memilih untuk memulai bisnis secara langsung atau langsung take action, tanpa berinvestasi dahulu ke pendidikan (pendidikan bisnis dan semua hal tentang bisnis).

Kesuksesan pada dasarnya meninggalkan jejak, dan tanpa belajar dari ahlinya, maka Kita sebagai pemain baru pasti akan kesulitan untuk memulainya.

Proses dalam keberhasilan bisnis sama seperti proses menuju keberhasilan di bidang mana pun.

Untuk berhasil di bisnis, Kita harus kerja keras (bahkan bekerja lebih keras daripada orang lain di masa - masa awal), serta sanggup menunda kesenangan.

Semua kesuksesan pasti bersumber dari satu hal yang sama, kerja keras.

Oleh karena itu, sadarilah bahwa kerja keras itu memang mutlak diperlukan dan merupakan hal yang wajar dalam menggapai mimpi.

Jadilah pebisnis yang hebat dengan turun langsung mengurus proses pertumbuhan bisnis yang Kamu jalani.

Pentingnya terjun langsung ke dalam proses bisnis ini merupakan hal yang akan berguna apabila suatu saat bisnis yang Kamu jalankan sedang mengalami kesulitan bahkan bangkrut.

Donald Trump, raja properti dunia yang baru saja terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, pernah mengalami kebangkrutan.


Cara Cerdas Memulai Usaha! Langkah Memulai Usaha Baru Yang Minim Risiko

Artikel Terkait

This Is The Newest Post

1 komentar so far

FBS Indonesia Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami trading forex fbsindonesia.co.id
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :

Tlp : 085364558922
BBM : FBSID007


EmoticonEmoticon