Sunday, 24 September 2017

Empuknya Bisnis Sandal Hotel

Bisnis Sandal Hotel, Gurih euy!

bisnis sandal hotel sedang menggeliat 2017 ini

Dalam bisnis manufaktur, ketersediaan bahan baku dan peralatan adalah salah satu poin penting yang diperlukan agar bisnis dapat berjalan. Termasuk juga dalam bisnis sandal hotel.
Tanpa adanya peralatan dan bahan, sudah pasti bisnis akan sulit dijalankan. Tanpa peralatan yang tepat, proses produksi bisa berjalan pelan dan bahkan kurang efisien.
Tersebarnya pelaku usaha secara (mungkin) merata ke berbagai tempat di tanah air tidak terlepas dari eksistensi pemasok bahan baku yang dapat menjual produknya online. Keberadaan mereka (para pemasok bahan baku) telah membuat semakin banyak pelaku usaha yang melirik bisnis pembuatan sandal hotel. Alhasil, bisnis ini pun terus menggeliat.
Salah seorang pelaku usaha yang bidang usahanya memasok bahan baku dan peralatan produksi sandal hotel adalah Gilang Anggara. Gilang yang bertempat di Tangerang mempromosikan bisnisnya secara online sehingga bisa dijangkau oleh pebisnis di daerah lain.
Dalam proses promosi tersebut Gilang menggunakan akun media sosial pribadinya, seperti Path dan Twitter. Namun, promosi yang paling gencar ia lakukan adalah melalui Kaskus dan Youtube. Melalui dua media online tersebut, Gilang sering menyebarkan informasi terbaru tentang daftar harga, ketersediaan stok, serta berbagai macam tutorial yang terkait dengan usaha pembuatan sandal.
Supaya para calon pelaku usaha menjadi lebih tertarik, tak jarang, Gilang juga menyebar informasi seputar skil teknis yang dibutuhkan untuk membuat sandal sekaligus pengenalan alat - alat usahanya. "Hampir 85% pelanggan saya membeli secara online, sisanya mereka langsung datang ke gudang," ungkap gilang.
Sudah delapan tahun lebih Gilang menjalankan usaha sebagai pemasok bahan sandal. Ia memulai usahanya itu sejak 2009. Dia menawarkan hampir semua kebutuhan yang diperlukan untuk memulai usaha produksi sandal, mulai dari lem, pencampur lem, spons hingga plat emboss.
Selain bahan - bahan ini, Gilang juga menjual mesin - mesin produksi sandal, seperti mesin gerinda khusus sandal, mesin press khusus dan pisau pemotong. Tidak lupa, bahan - bahan pendukung lain seperti jepit sandal, paku pelubang untuk pembuatan sandal manual hingga mata bor sandal untuk mesin otomatis.
Bahan spons yang dijual Gilang berbentuk limbah, yaitu limbah hasil produksi pabrik besar. Bahan limbah ini biasanya dijual pabrik pembuat sepatu yang memproduksi sepatu dalam jumlah jutaan pasang. Bahan limbah tersebut biasanya berbentuk potongan untuk spons berukuran tebal.
Satu kilogram bahan spons putih untuk sandal hotel dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, di luar ongkos kirim.
Satu kilogram bahan spons ini memiliki ketebalan 3mm dan ukuran 1,8 meter x 1,2 meter dan bisa digunakan untuk menghasilkan 47 pasang sandal hotel.
Pembelian bahan spons ini dipatok dengan minimal pembelian sebanyak 25 kilogram. Gilang mengikuti ketentuan dari jasa ekspedisi yang digunakan untuk urusan pengiriman. Akan tetapi, pelanggan yang membeli di bawah jumlah tersebut tetap diladeni dengan menggunakan jasa pengiriman lainnya yang tentu berimbas pada ongkos kirim yang lebih mahal.
“Jika produk yang dipesan dalam kondisi ready stok,biasanya saya hanya meminta waktu sekitar 2-3 hari untuk packing. Jika tidak sedang dalam kondisi ready stock, biasanya memakan waktu 4-5 hari sampai barang siap dikirim,” ungkap Gilang.
Gilang meladeni pembelian dari seluruh daerah di Indonesia. Akan tetapi, produsen yang paling sering melakukan repeat order kepadanya adalah pelaku usaha dari daerah Bandung, Yogyakarta, dan Bali, yang memang dikenal memiliki banyak sentra pembuatan sepatu dan sandal.
Sumber : http://entrepreneur.bisnis.com/read/20160106/263/507624/empuknya-bisnis-sandal-hotel-poin-penting-bahan-baku

Artikel Terkait